TERLAPOR – TERSANGKA – TERDAKWA – TERPIDANA

TERLAPOR :

Terlapor adalah seseorang yang dilaporkan karena diduga melakukan perbuatan pidana.

 

[ Menurut Pasal 1 angka 24 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHP), sebagai “pemberitahuan yang disampaikan oleh seseorang  karena hak atau kewajiban berdasarkan undang-undang kepada pejabat yang berwenang tentang telah atau sedang atau diduga akan terjadinya peristiwa pidana”.]

 

Seseorang biasanya diberikan status sebagai TERLAPOR pada saat proses Penyelidikan (Kepolisian) yakni pada saat ia dilaporkan oleh orang lain ke Kepolisian dan Kepolisian menerima laporan tersebut.

 

TERSANGKA :

Tersangka adalah seseorang yang disangkakan melakukan tindak pidana.

 

[ Menurut Pasal 1 angka 14 KUHAP mendefinisikan tersangka merupakan orang yang karena perbuatannya atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana.]

 

Seseorang biasanya diberikan status sebagai TERSANGKA pada saat proses Penyidikan (Kepolisian/Kejaksaan).

 

TERDAKWA :

Terdakwa adalah seseorang yang sudah diduga kuat melakukan tindak pidana di muka Pengadilan

 

[ Menurut Pasal 1 angka 15 KUHAP, terdakwa adalah “seorang tersangka yang dituntut, diperiksa dan diadili di sidang pengadilan”. Untuk bisa ditetapkan sebagai terdakwa, menurut Komariah harus ada cukup bukti sebagai dasar alasan pemeriksaan di Pengadilan.]

 

Seseorang biasanya diberikan status  sebagai TERDAKWA pada saat proses persidapngan di Pengadilan.

 

TERPIDANA :

Terpidana adalah seseorang telah dijatuhi sanksi pidana oleh putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap “in kracht van gewijsde”

 

[ Menurut Pasal 1 angka 32 KUHAP, terpidana adalah “seorang yang dipidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap”.]

 

Seseorang biasanya diberikan status sebagai TERPIDANA pada saat ia di vonis bersalah oleh hakim vonis hakim tersebut telah berkekuatan hukum (in kracht van gewijsde) dan selanjutnya orang tersebut menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP).

 

DASAR HUKUM :

 

  • Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

 

 

Write a Reply or Comment